hari raya kali ini terasa ada yg hilang
mencoba untuk tidak dirasa, tapi terus menggerogoti
terus berusaha merasa biasa
lagi2 mengulang perbuatan yang sama
lagi2 mendapat reaksi yang sama
sempat aku merasa tenang mendapat kabarnya
bertukar cerita, bertanya kabar
tapi, sesaat aku merasakan itu
seharusnya aku bertakbir bersamanya
duduk diantara dua sujud berdua dengannya
saling memaafkan dengan fisik di samping aku
lagi2 berkhayal seandainya....
cinta, cinta, cinta...
rindu, rindu, rindu...
hanya terucap lewat doa saja...
berharap terdengar sampai hatinya yg terlupa
"lupakanlah semua problema yang ada, berikanlah aku satu senyum saja"-tato-
-pram-
terketik di saat teringat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar