Sabtu, 22 Januari 2011

alangkah "menggemaskannya" negeri ini

situasi kondisi jaman belakangan ini menurut pandangan saya?


setelah terkagum-kagum dengan sepak terjang super corruptor Gayus Tambunan, lalu di kagetkan kembali oleh pemberitaan salah satu tv swasta indonesia. seorang anak melaporkan ibunya ke polisi dengan masalah sang wanita di sekap oleh ibunya selama 4 hari. hal itu di lakukan ibunya karena sang ibu melarang anak wanitanya bertemu dengan kekasih pujaan hati sang anak (mungkin menurut si ibunya kekasih anak wanitanya tidak baik atau membawa pengaruh buruk untuk anaknya, naluri ibu mungkin. tapi haruskah seperti itu tindakan ibu terhadap anaknya? coba lebih persuasif bu :p). tapi tindakan balik anaknya yang sudah kesal terhadap "eksekusi" ibunya, dengan melaporkan ibunya ke polisi??? haruskah seperti itu??? (di kutuk jadi ujung t*i juga sah-sah saja sepertinya. mau menyaingi "prestasi" malin kundang yah neng? jadi fosil. hahaha). tampaknya cinta kepada kekasihnya mengalahkan cinta kepada ibunya. untuk si wanita: hey! kekasihmu itu mungkin baru saja menjagamu, mencintaimu, memberikan perhatian dalam beberapa bulan belakangan ini. coba renungkan cinta seperti apa yang sudah di berikan ibumu kepada dirimu? ibumu sudah menjagamu, mencintaimu, memperhatikanmu, sejak engkau masih dalam kandungan dan hal itu akan terus berlanjut sampai akhir hayat beliau. ada apa denganmu anak muda? kau khianati sebuah cinta sejati nan murni tanpa dusta dan pamrih. baikan yah kalian ibu dan anak? hehehehe. apa kata dunia?!


aahh, sudahlah dunia pun sudah tampak tidak peduli dengan kemerosotan moral bangsa ini. lantas bagaimana dengan anak cucu kita? haruskah mereka yang menanggung beban ini? cukuplah pertanayaan itu di tanayakan. saya pun sudah di buat mual dengan pemberitaan media perihal masalah dan issue politik khususnya di negeri ini. bahkan, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia pun sudah menjadi semacam partai yang belakangan ini menjadi "tunggangan" para elite politik. macam kuda lumping yang sedang debus saja (karena selalu melakukan manuver nekat dan gegabah. semacam "bermain api") kalo kata God Bless mah "dunia ini panggung sandiwara". pantas saja mereka yang mengaku wakilnya rakyat, mengaku peduli rakyat, yang selalu tidur waktu ngomongin soal rakyat ( yang ini kata bang iwan yang fals) tidak becus dalam mengurusi rakyat, malah bikin rakyat tambah "mengurusi" badan. mereka lebih suka ngurisin bokep (porno.red), ngurusin gedung baru, ngurusin kendaraan dinas baru. kamana atuh pak,bu?! mau balik modal?! hahaha.


orang yang tidak korupsi jaman sekarang, menurut pandangan saya. belum tentu alim, memang belum mendapatkan kesempatan saja. (sedikit banyak seperti itu).


sekedar tukar pikiran dan pandangan saja



doea poeloeh doea- djanuari-doea riboe sebelas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar